Ciri-Ciri Kalau Seseorang Tidak Berjodoh Dengan mu?

Berdasarkan pengalaman, jauh lebih mudah menjawab pertanyaan sebaliknya : Bagaimana ciri-ciri kalau seseorang tidak berjodoh denganmu?

  1. Jika kamu merasa dia terlalu sempurna (too good to be true) untuk kamu, dia bukan jodoh kamu. Kenapa? Karena berarti km merasa insecure, tidak sepadan dengannya. Lama2 akan muncul perasaan posesif, atau rendah diri yg mempengaruhi hubungan kamu. Akibatnya, hubungan tidak bisa mengalir dengan santai, kamu yg merasa tertekan saat bersamanya, atau ia yg akan merasa tertekan karena sifat posesif kamu. Hubungan seperti ini, percayalah, tidak akan bertahan lama. Saya sendiri pernah berpacaran dengan tipe orang seperti ini semasa SMA : Dia ganteng, banyak fans, pintar, sangat aktif di berbagai ekskul, terkenal, dan sangat romantis! Bayangkan, selalu ada bunga dan hadiah kecil setiap kali kita bertemu. Saya sampai heran kenapa dia bisa suka pada makhluk seperti saya 😂 Tapi dari awal saya sadar, dia bukan jodoh saya. Walaupun bahagia, tapi terlalu manis. Tidak cocok dalam hubungan jangka panjang. Jadi, setelah 3 bulan yg sangat manis, kami putus. Hehe. Saat ini kami masih berteman baik, dan saya selalu mendoakan yg terbaik untuknya.
  2. Jika ada perasaan yang mengganjal. Kamu merasa sangat cocok dengannya, dia menarik, pintar, bisa mengobrol tentang aja saja, mapan, dll.. Tapiii… bau badannya membuat kamu muak, atau sifatnya sangat pelit sampai menghitung receh, atau ternyata dia lebih pendek drpd kamu. Well, alasan terakhir inilah yang pernah saya alami. Jadi, pada saat itu jamannya fb masih booming dan saya masih menjadi fans KPop. Tiba2 orang ini, mengirim message dan kami berkenalan. Secara fisik, well he’s cute. Kami juga sangat nyambung saat mengobrol. Bahkan, dia bisa mengimbangi topik ttg KPop. Saya nyaman dengannya, dan ternyata dia anak dosen saya. Surprise! Setelah itu kami bertemu, dan ternyata ada yg mengganjal : tinggi badannya. Sebenarnya saya mulai jatuh hati, tapi bagaimana pun tinggi badan adalah masalah krusian bagi saya. Genetis yg tidak bisa diubah. Jadi saya memilih untuk menjauhinya, wlpn menyakitkan juga bagi saya. Untungnya, tidak lama kemudian dia bertemu dengan jodohnya : seorang perempuan mungil yg cantik dan manis. Mereka pasangan yg sangat cocok dan sepertinya bakal awet muda. Saya berbahagia untuk mereka.
  3. Kamu merasa tidak cocok dengannya, tidak ada chemistry. Sering, beberapa orang berhadapan dengan situasi dimana harus memaksakan diri dengan orang yg tidak cocok. Entah karena usia, atau karena perjodohan. Tapi ya gimana, kalau dalam hati sudah merasa tidak cocok, jangan dipaksa. Kalaupun menikah dengan hati yang tidak ikhlas, biasanya berakhir dengan perceraian.
  4. Seseorang yang membuatmu berpikir : “Yah, daripada jomblo”. Awalnya kamu merasa cocok, tapi mulai muncul hal2 yg membuat ragu. Mulai merasa tidak nyaman, tetapi masih sayang. Akhirnya kamu berpikir, daripada harus capek mencari lagi, daripada harus jomblo, terima saja. Sepengalaman saya, ini ternyata bukan jodoh saya. Jodoh seharusnya pilihan terbaik yg membuat kita bahagia, bukan menjadi pilihan yg paling mending dr pilihan lain yg buruk. 😅
  5. Seseorang yang menghabiskan energi. Sayang sih, tapi menyakitkan. Sayang sih, tapi capek kalau lama2. Sayang sih, tp morotin. Saat bersama jodoh, harusnya energi kamu bertambah, bukan malah berkurang. Secapek apapun kamu, saat bertemu dengannya kamu merasa recharge. Saat menikah, pasangan akan bertemu setiap hari dalam waktu yg lama. Bayangkan kalau justru energimu terkuras saat bersama dia
  6. Tidak sehati. Kalau jodoh, biasanya langsung klop, sehati, sepemikiran. Debat pasti ada, tp kamu tetap memahami pendapatnya. Tapi kalau debat terus menerus, seringkali beda pendapat dan kamu masih bingung kenapa dia bisa berpikir seperti itu, dia bukan jodoh kamu. Beda pandangan dan beda ekspektasi itu menyakitkan. Tapi kadang kita tidak bisa mengungkapkan keinginan kita. Jadi, carilah orang yang mengerti pemikiranmu wlpn km tidak bilang. Itulah jodoh.

PERTANYAAN / KONSULTASI SILAHKAN HUBUNGI KAMI