Konsep Sedulur Papat Limo Pancer

Istilah sedulur papat limo pancer sampai sekarang diketahui berasal dari suluk kidung kawedar atau disebut pula kidung Sarira Ayu, bait ke 41-42. Suluk ini diyakini masyarakat sebagai karya Sunan Kalijaga (sekitar abad 15-16), yang berupa tembang-tembang tamsil. Setidaknya, ada 4 hal yang menyulitkan dalam penafsiran dan pemahaman tembang tersebut, yaitu:

Karena berupa tembang tamsil, uraiannya pendek-pendek dan penuh dengan tamsil ataupun perumpamaan, tanpa ada penjelasan sebagaimana tulisan prosa read more